Bengkulu Utara – Tata kelola laporan keuangan pada suatu kegiatan wajib terampil. Khususnya bagi Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dan perangkat desa.
Langkah konkret Pemerintah Desa (Pemdes) Bangun Karya (Sp7) Kecamatan Ulok Kupai, Kabupaten Bengkulu Utara, dalam meningkatkan kapasitas TKP dengan mengikuti pelatihan dan bimbingan teknis laporan pertanggungjawaban keuangan desa, Senin, 4 Mei 2026.
Penelusuran Tulisankita.com, kegiatan yang dilangsungkan di kantor desa setempat itu, difokuskan pada penguatan transparansi, akuntabilitas pengelolaan keuangan, serta efisiensi pengadaan barang dan jasa desa.
Baca Juga: Jurnalis Rentan Intimidasi, LPSK Siapkan Mekanisme Perlindungan Darurat bagi Wartawan
Pelatihan peningkatan kapasitas TPK yang digalakkan oleh Inspektorat Daerah Bengkulu Utara ini, terus dilakukan untuk memperkuat kemampuan perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan keuangan.
“Materi yang ditekankan meliputi pengelolaan dan laporan pertanggungjawaban keuangan desa, pengadaan barang dan jasa, serta tata cara audit pemeriksaan keuangan oleh BPK,” kata Inspektur Inspektorat Bengkulu Utara, Markisman melalui Inspektur Pembina I, Riska Puspita, disampaikan Auditor Muda, Wahid Datul Khoiriyah.

Dijelaskannya, pelatihan TPK berbasis digital ini, mendorong TPK menggunakan sistem pelaporan yang lebih terstruktur dan digital untuk menjamin transparansi.
Untuk itu, TPK juga dilatih untuk fokus pada pelaksanaan pengadaan melalui swakelola, menyusun dokumen lelang, serta melaporkan setiap hasil kegiatan.
“Intinya meningkatkan keterampilan, akuntabilitas dan transparansi dalam penyusunan laporan keuangan dan pelaksanaan anggaran wajib,” tegasnya.
Selain itu, umumnya pelatih ini juga ditujukan untuk kepala desa beserta seluruh perangkatnya agar pengelolaan keuangan desa lebih maksimal dan sesuai regulasi.
“Semoga ilmu yang didapat melalui pelatihan ini diharapkan dapat diaplikasikan di desa oleh TPK dan perangkat desa guna memahami tugas dan wewenang dalam pelaporan pertanggungjawaban keuangan pengadaan barang dan jasa,” demikian Kades Bangun Karya, Agus Setiadi.












