Tulisankita.com – Semangat pembaharuan gerakan kepemudaan Islam di tingkat daerah suksesnya pelaksanaan agenda musyawarah daerah (musyda) membawa regenerasi kepemimpinan Pemuda Muhammadiyah Bengkulu Utara.
Forum permusyawaratan tertinggi di tingkat kabupaten tersebut berjalan dengan penuh kekeluargaan, khidmat, dan menghasilkan mufakat yang kokoh untuk membawa arah organisasi ke arah yang lebih maju dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Agenda empat tahunan ini dihadiri langsung jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Bengkulu, Wawan Asri.
Kehadiran unsur pimpinan wilayah ini, menegaskan pentingnya konsolidasi organisasi di tingkat daerah sebagai penopang utama dakwah persyarikatan di tingkat tapak.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bengkulu Utara, H. Jaya Rahmat, S.Pd, dalam pidatonya, menitipkan pesan, bahwa eksistensi Pemuda Muhammadiyah memegang peran vital sebagai pilar pelapis kader persyarikatan, benteng umat, sekaligus aset berharga bagi masa depan bangsa.
Baca Juga : Dua Gajah Sumatera Mati, Menhut Raja Juli Cabut Izin PT API dan PT BAT di Bengkulu!
Melalui dinamika musyawarah yang berjalan efektif, tertib, dan sarat akan nilai-nilai ukhuwah, forum mufakat menetapkan jajaran pimpinan harian yang akan mengomandoi gerakan selama satu periode ke depan.
Formasi pimpinan utama ini mengombinasikan figur-figur muda potensial yang dinilai cakap dalam menerjemahkan visi kemajuan organisasi:
- Ketua : Dipercayakan kepada M. Zakky Harpenta, S.Pd.I, sosok pendidik yang diharapkan mampu menjaga ritme dakwah serta perkaderan di kalangan pemuda.
- Sekretaris : Mandat administratif diberikan kepada Abdurrahman Wachid, S.Sos, yang akan mengawal tata kelola organisasi secara modern.
- Bendahara : Pengelolaan sektor finansial dan kemandirian ekonomi organisasi diamanahkan kepada Repi Pratomo, ST.
Jajaran kepengurusan baru ini memikul amanah besar untuk memperluas kemitraan strategis, menggiatkan dakwah amar makruf nahi mungkar, serta mengoptimalkan peran pemuda dalam mengawal isu-isu kemasyarakatan di daerah.
Ketua terpilih, M. Zakky Harpenta, S.Pd.I, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran proses persidangan dan berterima kasih atas mandat kolektif yang diberikan oleh seluruh pemilik suara.
Baginya, kepemimpinan ini bukanlah sebuah takhta kekuasaan pribadi, melainkan ujian pengabdian yang harus dijalankan bersama secara kolektif kolegial.
“Tanggung jawab ini bukanlah properti personal maupun milik faksi tertentu, melainkan mandat kolektif dari seluruh elemen kader Pemuda Muhammadiyah di Bengkulu Utara,” ujarnya.
Untuk itu, terus dia, Zakky mengajak semua jajaran senantiasa merapatkan barisan, menyatukan potensi, serta mengencangkan ukhuwah demi menghidupkan napas dakwah, penguatan kaderisasi, dan pengabdian tulus kepada umat.
“Agar organisasi senantiasa relevan menjawab tantangan zaman,” tukasnya penuh optimisme.
Momentum Musyda ini sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat konsolidasi internal organisasi pasca-transisi kepemimpinan.
Dengan semangat juang yang tercermin dalam semboyan Fastabiqul Khairats (berlomba-lomba dalam kebaikan), Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Bengkulu Utara berkomitmen mempererat sinergi lintas sektor, baik dengan pemerintah daerah maupun organisasi kemasyarakatan lainnya, demi terwujudnya masyarakat Bengkulu Utara yang beradab, religius, dan berkemajuan.












